Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kebijakan Dividen, Struktur Aktiva, Pertumbukan Penjualan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Utang

Judul Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kebijakan Dividen, Struktur Aktiva, Pertumbukan Penjualan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Utang
Penulis M. Syarifudin Hidayat
Tahun 2008 – 2010

 

Landasan Teori Jurnal ini memfokuskan kepada pengaruh kepemilikan manajerial, kebijakan dividen, struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan utang. Di jurnal ini membahas bagaimana cara perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan.

Penelitiannya menimbulkan berberapa hipotesis yaitu :

  1. Pengaruh kepemilikan manajerial terhadap kebijakan utang.
  2. Pengaruh kebijakan dividen terhadap kebijakan utang.
  3. Pengaruh struktur aktiva terhadap kebijakan utang.
  4. Pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan utang
  5. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap kebijakan utang.
Metode dan Subjek Penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif kausal. Sumber data yang digunakan dalam jurnal ini berupa sumber data sekunder dalam bentuk dokumentasi dengan karakteristik berupa laporan keuangan (financial statement) utamanya laporan neraca dan laporan laba/rugi, dimana diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Populasi yang digunakan dalam jurnal ini adalah perusahaan manufaktur go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu penelitian tahun 2008-2010. Dari seluruh emiten yang terdaftar di BEI tidak semua dijadikan sampel penelitian, karena dalam jurnal ini yang dijadikan sampel adalah perusahaan manufaktur yang go public di BEI periode 2008-2010 berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Beberapa sampel akan digugurkan apabila tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan karena ketidaklengkapan data. Berdasarkan kriteria-kriteria, maka diperoleh 13 sampel perusahaan manufaktur yang dapat dijadikan objek penelitian.
Hasil
  1. Pengaruh kepemilikan manajerial terhadap kebijakan utang

Semakin tinggi saham yang dimiliki oleh manajer maka semakin kuat kontrol terhadap perusahaan dimana akan dapat mengurangi agency cost pada perusahaan.

  1. Pengaruh kebijakan dividen terhadap kebijakan utang

Semakin besar jumlah dividen yang dibagikan juga akan meningkatkan jumlah utang yang digunakan.

  1. Pengaruh struktur aktiva terhadap kebijakan utang

Struktur aktiva juga cenderung berdampak pada keputusan pinjaman dari suatu perusahaan, karena aktiva tetap dapat digunakan sebagai jaminan.

  1. Pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan utang

Perusahaan besar dapat mengakses pasar modal karena kemudahan tersebut maka berarti bahwa perusahaan memiliki fleksibilitas dan kemampuan untuk mendapatkan dana.

  1. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap kebijakan utang

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang. Hal ini dikarenakan meskipun ukuran perusahaan besar belum tentu mempunyai prospek atau peluang di masa mendatang yang baik, sehingga perusahaan tidak tergantung atau tidak tertarik menggunakan utang.

Kesimpulan Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa

  1. Kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang. Hal ini disebabkan karena masih rendahnya kepemilikan saham oleh insider, sehingga manajer tidak dapat mengambil keputusan penggunaan utang berdasarkan atas keinginannya sendiri.
  2. Kebijkan dividen berpengaruh negatif terhadap kebijakan utang. Hal ini disebabkan karena tingkat rasio dividen yang rendah akan membuat penggunaan utang yang tinggi.
  3. Struktur aktiva menunjukkan pengaruh positif terhadap kebijakan utang. Semakin besar nilai aktiva tetap maka ada kecenderungan semakin besar pinjaman yang dapat diperoleh perusahaan.
  4. Pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap kebijakan utang. Hal ini dikarenakan perusahaan yang memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi cenderung membutuhkan dana dari sumber ekstrnal yag besar.
  5. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang. Hal ini dikarenakan meskipun ukuran perusahaan besar belum tentu mempunyai prospek atau peluang di masa mendatang yang baik, sehingga perusahaan tidak tergantung atau tidak tertarik menggunakan utang.

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s