Pengaruh Stock Split : Analisis Likuiditas Saham Pada Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia Dengan Memperhatiakan Pertumbukan dan Ukuran Perusahaan

Judul Pengaruh Stock Split : Analisis Likuiditas Saham Pada Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia Dengan Memperhatiakan Pertumbukan dan Ukuran Perusahaan
Penulis Slamet Lestari dan Eko Arief Sudaryono
Tahun Desember 2008

 

Landasan Teori Jurnal ini memfokuskan pada adanya pengaruh stock split terhadap likuiditas saham dengan memperhatikan growth dan firm size. Likuiditas saham diukur melalui volume perdagangan sebelum dan sesudah stock split. Karakteristik perusahaan ini di dasarkan pada ukuran perusahaan dan pertumbuhan perusahaan. Penggolongan tingkat pertumbuhan dilakukan dengan mengukur investment opportunities set proksi MVEBVE (Market to Book Value of Equity), sedangkan ukuran perusahaan diukur melalui besarnya total asset yang dimiliki oleh perusahaan.

Hipotesis yang diajukan dalam jurnal ini adalah :

  1. Terdapat perbedaan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan bertumbuh
  2. Terdapat perbedaan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split perusahaan tidak bertumbuh
  3. Terdapat perbedaan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan besar
  4. Terdapat perbedaan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan kecil
Metode dan Subjek
  1. Pemilihan sampel dan pengumpulan data

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan go public yang melakukan stock split di Bursa Efek Indonesia tahun 2002 sampai tahun 2006. Sampel di pilih secara purposive sampling dengan berdasarkan kriteria :

  1. Sampel merupakan saham perusahaan go public yang terdaftar di BEI dan melakukan stock  split selama tahun 2002 – tahun 2006.
  2. Saham perusahaan termasuk saham aktif.
  3. Sampel yang diambil hanya yang melakukan stock split dan tidak di pengaruhi oleh pemberian saham bonus, right issue, dividen saham dan dividen tunai
  4. Perusahaan yang dijadikan sampel dikelompokan menjadi perusahaan bertumbuh dan tidak bertumbuh berdasarkan market to book value equity lebih besar daru satu dan kurang dari satu serta dikelompokan menjadi perusahaan besar dan kecil berdasarkan total aktiva.

Terpilih 44 perusahaan dari 50 perusahaan yang terdapat di BEI yang memenuhi syarat yang telah di terapkan

Hasil
  1. Terdapat perbedaan yang signifikan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan bertumbuh.
  2. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan tidak bertumbuh.
  3. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan besar.
  4. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan kecil.
Kesimpulan Kesimpulan dari hasil diatas adalah tidak adanya perbedaan yang signifikan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split pada perusahaan tidak bertumbuh, perusahaan besar dan perusahaan kecil.

Sedangkan pada perusahaan bersar, terdapat perbedaan yang signifikan likuiditas saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split.

Adanya pengaruh stock split terhadap ukuran perusahaan, tidak terbukti pada penelitian ini.

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s